21. Hadis riwayat Abdullah bin Amru ra., ia
berkata:
Seseorang
bertanya kepada Rasulullah saw. Islam manakah yang paling baik? Rasulullah saw.
bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan
yang tidak engkau kenal
22. Hadis riwayat Abdullah bin Amru bin Ash
ra., ia berkata:
Seseorang
bertanya kepada Rasulullah saw: Orang Islam manakah yang paling baik?
Rasulullah menjawab: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya
23. Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata:
Aku pernah
bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw.
bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya
24. Hadis riwayat Anas ra., ia berkata:
Nabi saw.
bersabda: Ada tiga hal yang barang siapa mengamalkannya, maka ia dapat
menemukan manisnya iman, yaitu orang yang lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya
daripada yang lain, mencintai orang lain hanya karena Allah, tidak suka kembali
ke dalam kekufuran (setelah Allah menyelamatkannya) sebagaimana ia tidak suka
dilemparkan ke dalam neraka
25. Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia
berkata:
Nabi saw.
bersabda: Seorang hamba (dalam hadis Abdul Warits, seorang laki-laki) tidak
beriman sebelum aku lebih dicintainya dari keluarganya, hartanya dan semua
orang
26. Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia
berkata:
Nabi saw.
bersabda: Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai
saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri
27. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia
berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka
hendaklah ia berbicara yang baik atau diam. Barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang
siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan
tamunya
28. Hadis riwayat Abu Syuraikh Al-Khuza'i
ra., ia berkata:
Nabi saw.
bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah
ia berbuat baik kepada tetangganya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan
hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Barang siapa yang beriman
kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam
29. Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:
Dari Thariq
bin Syihab ra. ia berkata: Orang yang pertama berkhutbah pada hari raya sebelum
salat Ied adalah Marwan. Ada seseorang yang berdiri mengatakan: Salat Ied itu
sebelum khutbah. Marwan menjawab: Telah ditinggalkan apa yang ada di sana. Abu
Said berkata: Orang ini benar-benar telah melaksanakan kewajibannya. Aku pernah
mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa di antara kalian melihat
kemungkaran (hal yang keji, buruk), maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu
dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Kalau tidak sanggup,
maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemah iman
30. Hadis riwayat Abu Masud ra., ia berkata:
Nabi saw.
pernah memberi isyarat dengan tangan ke arah Yaman, seraya bersabda: Ingatlah,
sesungguhnya iman ada di sana, sedangkan kekerasan dan kekasaran hati ada pada
orang-orang yang bersuara keras di dekat pangkal ekor unta ketika muncul
sepasang tanduk setan, yaitu pada golongan Rabiah dan Bani Mudhar
31. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia
berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Penduduk Yaman datang. Mereka lebih halus hatinya. Iman ada pada
orang Yaman, fikih ada pada orang Yaman dan Hikmah ada pada orang Yaman
32. Hadis riwayat Jarir bin Abdullah ra., ia
berkata:
Aku berbaiat
kepada Rasulullah saw. untuk selalu mendirikan salat, memberikan zakat dan
memberi nasehat baik kepada setiap muslim
33. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia
berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman.
Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada
peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman
34. Hadis riwayat Abdullah bin Amru ra., ia
berkata:
Rasulullah
saw. pernah bersabda: Ada empat sifat yang bila dimiliki maka pemiliknya adalah
munafik murni. Dan barang siapa yang memiliki salah satu di antara empat tersebut,
itu berarti ia telah menyimpan satu tabiat munafik sampai ia tinggalkan.
Apabila berbicara ia berbohong, apabila bersepakat ia berkhianat, apabila
berjanji ia mengingkari dan apabila bertikai ia berbuat curang
35. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Ada tiga tanda orang munafik; apabila berbicara ia berbohong,
apabila berjanji ia mengingkari dan apabila dipercaya ia berkhianat
36. Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
Nabi saw.
bersabda: Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang
mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya
(yang mengatakan atau yang dikatakan)
37. Hadis riwayat Abu Zar ra.:
Bahwa Ia
mendengar Rasulullah saw. bersabda: Setiap orang yang mengaku keturunan dari
selain ayahnya sendiri, padahal ia mengetahuinya, pastilah ia kafir (artinya
mengingkari nikmat dan kebaikan, tidak memenuhi hak Allah dan hak ayahnya).
Barang siapa yang mengakui sesuatu bukan miliknya, maka ia tidak termasuk
golongan kami dan hendaknya ia mempersiapkan tempatnya di neraka. Barang siapa
yang memanggil seseorang dengan kata kafir atau mengatakan musuh Allah, padahal
sebenarnya tidak demikian, maka tuduhan itu akan kembali pada dirinya
38. Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang
siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir
39. Hadis riwayat Saad bin Abu Waqqash ra.,
ia berkata:
Kedua
telingaku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang mengakui
seseorang dalam Islam sebagai ayah, sedangkan ia tahu bahwa itu bukan ayahnya,
maka diharamkan baginya surga
40. Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia
berkata:
Rasulullah
saw. bersabda: Mencaci-maki orang Islam adalah kefasikan dan memeranginya
adalah kekafiran


0 comments:
Post a Comment