http://pleasecopasme.blogspot.com/search/label/Shahihain

BAB :
IMAN DAPAT BERKURANG KARENA KURANGNYA TA'AT.

49. Abu Said Alkhudri r.a. berkata: Rasulullah saw. keluar ke mushalla untuk shalat idul fitri atau adbha, maka ia berjalan ke bagian wanita dan bersabda: Wahai kaum wanita bersedekahlah kalian, sebab aku melihat kalian bagian terbanyak dalam neraka. Mereka bertanya: Mengapakah ya Rasulullah? Jawab Nabi saw.: Karena banyak mencomel (mengomel) dan melupakan kebaikan suami, tidak pernah aku melihat orang yang kurang akal dan agama,  dapat menawan hati lelaki yang pandai selain kamu. Mereka bertanya: Apakah kekurangan agama dan akal kami ya Rasulullah? Sabda Nabi saw.: Tidakkah persaksian wanita separuh dari persaksian laki-laki? Jawab mereka: Benar. Sabda Nabi saw.: Itu tanda kekurangan akal-nya. Tidakkah di waktu haidh seorang wanita tidak shalat dan puasa? Jawab mereka: Benar. Maka sabda Nabi saw.; Itu dari kekurangan agamanya. (Bukhari, Muslim).



BAB :
IMAN ITU SEUTAMA-UTAMA AMAL

50. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. ditanya: Apakah amal yang utama? Jawab Nabi saw.: Iman kepada Allah dan Rasulul-lah. Lalu ditanya: Kemudian apakah? Jawabnya: Jihad berjuang fisabilillah (untuk menegakkan agama Allah). Ditanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Hajji yang mabrur (diliputi amal kebaikan). (Bukhari, Muslim). 
51. Abu Dzar r.a, berkata: Saya tanya kepada Nabi saw.: Apakah amal yang utama? Jawabnya: Iman pada Allah dan jihad fisabilillah. Lalu saya tanya: Memerdekakan budak yang mana yang lebih utama? Jawab Nabi saw. : Yang lebih mahal harganya dan yang sangat disayang oleh pemiliknya. Abu Dzar bertanya: Jika aku tidak dapat berbuat itu?. Sabda Nabi saw.; Membantu orang yang berbuat, atau, membuatkan orang yang tunanetra (tidak dapat berbuat). Bertanya: Jika tidak dapat? Jawab Nabi saw.: Menjauhkan orang-orang dari kejahatannya, maka itu sebagai sedekah untuk dirimu. (Bukhari, Muslim). 
52. Abdullah bin Mas'uud r.a. berkata: Saya tanya kepada Nabi saw.: Apakah amal yang lebih disuka oleh Allah? Jawab Nabi saw.: Shalat yang tepat pada waktunya. Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Patuh ta'at kepada kedua ayah bunda. Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Jihad fisabilillah (berjuang untuk menegakkan agama Allah). Ibn Mas'uud berkata: Demikian Rasulullah saw. menerangkan kepadaku, dan andaikan aku minta tambah tentu ditambah. (Bukhari, Muslim).


BAB :
SEBESAR-BESAR DOSA IALAH SYIRIK (MEMPERSEKUTUKAN ALLAH)

53. Abdullah bin Mas'uud r.a. berkata: Saya tanya kepada Nabi sa\v. Apakah dosa yang terbesar di sisi Allah? Jawab Nabi saw.: Jika anda mengadakan sekutu bagi Allah padahal Dialah yang menjadikan anda. Aku bertanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Jika anda membunuh anakmu kuatir makan bersamamu. Aku bertanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.; Berzina dengan isteri tetanggamu. (Bukhari, Muslim).


BAB :
DOSA-DOSA BESAR

54. Abubakrah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Sukakah aku beritahukan kepadamu sebesar dosa-dosa yang besar? Pertanyaan ini diulang tiga kali. Jawab sahabat: Baiklah ya Rasulullah. Maka sabda Nabi saw.: 1. Syirik mempersekutukan Allah. 2. Dan durhaka terhadap kedua ayah bunda. Nabi saw. tadinya menyandar tiba-tiba duduk dan bersabda: 3. Ingatlah, dan kata-kata dusta, tipuan. Lalu mengulang yang ketiga ini beberapa kali sehingga kami (sahabat) berkata: Semoga berhenti (diam). (Bukhari, Muslim). Ya'ni Nabi saw. benar-benar minta perhatian terhadap suatu yang biasa diremehkan oleh masyarakat, dan mungkin dianggap sepele/remeh.
55. Anas r.a. berkata: Ketika Nabi saw. ditanya tentang dosa-dosa besar, maka jawabnya: Syirik mempersekutukan Allah, dan durhaka terhadap kedua ayah-bunda, dan membunuh jiwa (manusia), dan saksi palsu. (Bukhari, Muslim). 
56. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tinggalkanlah tujuh dosa yang dapat membinasakan. Sahabat bertanya: Apakah itu ya Rasulullah? Jawab Nabi saw.: 1. Syirik mempersekutukan Allah. 2. Berbuat sihir (tenung). 3. Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan hak. 4. Makan harta riba. 5. Makan harta anak yatim. 6. Melarikan diri dari perang jihad pada saat berperang. 7. Dan menuduh wanita mu'minat yang -sopan (berkeluarga) dengan zina. (Bukhari, Muslim). 
57. Abdullah bin Amr r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya yang terbesar dari dosa-dosa yang besar ialah orang yang memaki (mengutuk) kedua ayah bundanya. Ketika ditanya: Bagaimana seorang mengutuk kedua ayah budanya? Jawab Nabi saw.: Memaki ayah lain orang lalu dibalas dimaki ayahnya, dan memaki ibunya orang, lalu dimaki ibunya. (Bukhari, Muslim).



BAB :
SIAPA YANG MATI DAN TIDAK SYIRIK TERHADAP ALLAH PASTI MASUK SORGA

58. Abdullah bin Mas'uud r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda:.Siapa yang mati dan ia mempersekutukan Allah dengan suatu apa pun pasti masuk neraka. Dan aku berkata: Siapa yang mati tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun pasti masuk sorga. (Bukhari, Muslim). 
59. Abu Dzar r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Telah datang kepadaku utusan Tuhanku dan memberitakan bahwa siapa yang mati dari ummatku tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun pasti masuk sorga. Lalu aku bertanya: Meskipun ia berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun telah pernah berzina dan mencuri. (Bukhari, Muslim). 
60. Abu Dzar r.a. berkata: Saya datang kepada Nabi saw. sedang beliau tidur berbaju putih, kemudian saya datang kembali dan ia telah bangun, lalu bersabda: Tiada seorang hamba yang membaca: Laa ilaha illaUah kemudian ia mati atas kalimat itu, melainkan pasti masuk sorga. Saya tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabl saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri. Saya tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri. Saya bertanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri, meskipun mengecewakan hidung Abu Dzar (meskipun mengecewakan diri Abu Dzar). (Bukhari, Muslim).


BAB :
HARAM MEMBUNUH ORANG KAFIR SESUDAH MENGUCAP: LAA ILAHA ILLALLAH

61. Almiqdad bin Al-Aswad r.a. tanya kepada Nabi saw.: Bagaimana pendapatmu jika aku berhadapan dengan orang kafir berperang lalu ia memukul tanganku dengan pedang hingga patah, lalu ia lari berlindung di belakang pohon dan berkata: Aku Islam kepada Allah. apakah boleh saya bunuh ya Rasulullah? Jawab Nabi saw.: Jangan anda bunuh. Almiqdad berkata: Ya Rasulullah, beliau telah memutuskan tanganku, kemudian menyatakan Islam. Nabi saw. bersabda: Jangan anda bunuh, maka jika anda membunuhnya, maka ia akan menduduki kedudukanmu sebelum membunuhnya, dan anda akan menduduki kedudukannya sebelum ia menyatakan kalimat yang diucapkannya itu. (Bukhari, Muslim).
62. Usamah bin Zaid r.a. berkata Rasulullah saw. mengutus kami ke daerah Alhuraqah, maka kami segera menyerbu suku daurah itu di pagi hari sehingga mengalahkan mereka, kemudian aku dcngan seorang sahabat Anshar mengejar seorang dari mereka, dan ketika telah kami kepung tiba-tiba ia berkata: Laa ilaha illallah, maka kawanku Al-anshari itu menghentikan pedangnya, dan aku langsung menikamnya dengan tombakku hingga mati. Dan ketika kita kembali kembali ke Madinah berita itu telah sampai kepada Nabi saw. sehingga Nabi saw. langsung tanya padaku: Ya Usamah apakah anda membunuhnya sesudah ia berkata: Laa ilaha illallah? Jawabkii; Dia hanya akan menyelamatkan diri. Maka Nabi saw. mengulang-ulang tegurannya. itu sehingga aku sangat menyesal dan, ingin andaikan aku belum Islam. sebelum hari itu. (Bukhari, Muslim).
Ya'ni ia merasa dosanya sesudah ia masuk Islam lalu berdosa sedemikian, dan andaikan belum Islam, maka dapat ditebus dengan masuk Islam. 

0 comments:

Post a Comment

 
Blogger TemplateCoPasPlus © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top