4. HAID
154. Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Apabila
salah seorang di antara kami sedang haid, Rasulullah saw. memerintahkan untuk
memakai izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah),
kemudian beliau menggaulinya (tanpa senggama) 440
155. Hadis riwayat Maimunah ra., ia berkata:
Rasulullah
saw. biasa menggauli (tanpa senggama) istri-istri beliau yang sedang haid dari
luar izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah) 442
156. Hadis riwayat Ummu Salamah ra., ia berkata:
Ketika aku
sedang berbaring bersama Rasulullah saw. dalam satu selimut, tiba-tiba aku
haid, maka aku keluar dengan pelan-pelan lalu mengambil pakaian khusus waktu
haid. Rasulullah saw. bertanya kepadaku: Apakah engkau haid? Aku jawab: Ya.
Beliau memanggilku dan aku berbaring lagi bersama beliau dalam satu selimut.
Zainab binti Ummu Salamah berkata: Dia (Ummu Salamah) dan Rasulullah saw. mandi
jinabat bersama dalam satu bejana 444
157. Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Adalah Nabi
saw. apabila beriktikaf, beliau mendekatkan kepalanya padaku, lalu aku menyisir
rambut beliau. Beliau tidak masuk rumah, kecuali jika ada hajat kemanusiaan 445
158. Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah
saw. pernah berbaring di pangkuanku sambil membaca Alquran, sementara aku sedang
haid 454
159. Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Aku adalah
lelaki yang sering keluar mazi dan aku malu bertanya kepada Nabi saw., karena
posisi putri beliau. Lalu aku menyuruh Miqdad bin Aswad. Miqdad lalu menanyakan
hal itu kepada beliau. Beliau bersabda: Hendaknya ia membasuh kemaluannya lalu
berwudu 456
160. Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.:
Bahwa Nabi
saw. bangun tengah malam dan melaksanakan hajatnya. Setelah itu beliau membasuh
wajah dan kedua tangannya, lalu tidur lagi 459
161. Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. Apabila akan tidur dalam keadaan junub, maka beliau berwudu
seperti wudu untuk salat sebelum tidur 161
162. Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa Umar
berkata: Wahai Rasulullah, apakah boleh salah seorang kami tidur dalam keadaan
junub. Rasulullah menjawab: Ya, boleh, jika ia berwudu 162
163. Hadis riwayat Ummu Sulaim ra.:
Bahwa Ia
bertanya kepada Nabi saw. tentang wanita yang bermimpi seperti yang dimimpikan
laki-laki. Rasulullah saw. bersabda: Apabila wanita itu bermimpi seperti itu,
maka ia wajib mandi. Ummu Sulaim berkata: Saya malu dalam hal itu. Katanya:
Apakah itu mungkin terjadi? Nabi saw. bersabda: Ya, mungkin saja. Lalu dari
mana terjadi kemiripan? Sesungguhnya mani laki-laki itu kental dan berwarna
putih, sedang mani wanita itu encer dan berwarna kuning. Mana yang lebih tinggi
(banyak) atau dahulu keluar, maka dari dialah terjadi kemiripan 469
164. Hadis riwayat Ummu Salamah ra., ia berkata:
Ummu Sulaim
datang kepada Nabi saw. lalu berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah
tidak malu terhadap kebenaran. Apakah seorang wanita wajib mandi jika bermimpi?
Rasulullah saw. bersabda: Ya, apabila ia melihat air (mani). Ummu Sulaim
berkata lagi: Wahai Rasulullah, apakah wanita juga bermimpi? Beliau bersabda:
Beruntunglah engkau. (Kalau tidak demikian), dari mana anaknya mirip dengannya
471
165. Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Adalah
Rasulullah saw. jika mandi jinabat, beliau memulai dengan membasuh kedua
tangan, lalu menuangkan air dengan tangan kanan ke tangan kiri, kemudian
membasuh kemaluan. Setelah itu berwudu seperti wudu untuk salat lalu
mengguyurkan air dan dengan jari-jemari, beliau menyelai pangkal rambut sampai
nampak merata ke seluruh tubuh. Kemudian beliau menciduk dengan kedua tangan
dan dibasuhkan ke kepala, tiga cidukan, kemudian mengguyur seluruh tubuh dan
(terakhir) membasuh kedua kaki beliau 474
166. Hadis riwayat Maimunah ra., ia berkata:
Aku pernah
menyodorkan air kepada Rasulullah saw. untuk mandi jinabat. Beliau membasuh
kedua telapak tangan, dua atau tiga kali, kemudian memasukkan tangan ke dalam
wadah dan menuangkan air pada kemaluan beliau dan membasuhnya dengan tangan
kiri. Setelah itu menekan tangan kiri ke tanah dan menggosoknya keras-keras,
lalu berwudu seperti wudu salat, kemudian menuangkan air ke kepala tiga kali
cidukan telapak tangan. Selanjutnya beliau membasuh seluruh tubuh lalu bergeser
dari tempat semula dan membasuh kedua kaki kemudian aku mengambil sapu tangan
untuk beliau, tetapi beliau mengembalikan 476
167. Hadis riwayat Aisyah ra.:
Dari Abu
Salamah bin Abdurrahman, ia berkata: Aku dan saudara laki-laki sepersusuannya
mendatangi Aisyah, kemudian saudaranya itu bertanya tentang cara mandi jinabat
Nabi saw. Aisyah minta wadah ukuran satu sha`, lalu ia mandi. Ada tabir antara
kami dan dia. Ia menuangkan air di kepala tiga kali. Kata Abu Salamah:
Istri-istri Nabi saw. selalu memendekkan rambut mereka sampai telinga 481
168. Hadis riwayat Maimunah ra., istri Nabi saw.
Dari Ibnu
Abbas, ia berkata: Maimunah mengabarkan kepadaku bahwa ia mandi bersama Nabi
saw. dalam satu bak 168
169. Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.:
Bahwa
Rasulullah saw. mandi dengan air sisa mandi Maimunah 487
170. Hadis riwayat Ummu Salamah ra.:
Dari Zainab
binti Ummu Salamah bahwa Ummu Salamah dan Rasulullah saw. pernah mandi jinabat
dalam satu bak 488


0 comments:
Post a Comment