Bab: Membasuh
kaki yang menggunakan sandal bukan mengusap (sandal)
nya
No. Hadist: 161
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata,
telah mengabarkan kepada kami Malik dari Sa'id Al Maqbari dari 'Ubaid bin Juraij bahwa dia berkata kepada 'Abdullah bin 'Umar, "Wahai Abu 'Abdurrahman, aku melihat anda mengerjakan empat hal yang
tidak aku lihat seorangpun dari sahabatmu melakukannya!" 'Abdullah bin 'Umar
berkata, "Apa sajakah itu wahai Ibnu Juraij?" Ibnu Juraij berkata, "Aku melihat
anda tidak menyentuh rukun-rukun (Ka'bah) kecuali rukun Yamani, aku melihat anda
mengenakan sandal terbuat dari kulit, aku melihat anda mengecat (rambut) dengan
berwarna kuning, dan saat manusia di Makkah melakukan talbiyah setelah melihat
hilal aku melihat anda tidak melakukannya kecuali pada hari tarwiyah?" 'Abdullah
bin 'Umar pun berkata, "Adapun tentang rukun Ka'bah, sungguh aku tidak pernah
melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengusapnya kecuali rukun
Yamani. Sedangkan mengenai sandal dari kulit, sungguh aku melihat Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam juga mengenakan sandal kulit yang tidak berbulu,
dan berwudlu dengan tetap mengenakannya, dan aku suka bila tetap mengenakannya.
Adapun tentang warna kuning, sungguh aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam mencelup dengan warna tersebut dan aku juga suka melakukannya. Dan
tentang talbiyah, sungguh belum pernah aku melihat Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bertalbiyah kecuali setelah kendaraannya melaju (menuju
Mina)."
Bab: Mendahulukan
yang kanan dalam berwudlu'
No. Hadist: 162
Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami Khalid dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada mereka saat
memandikan puterinya: "Hendaklah kalian mulai dari yang sebelah kanan dan
anggota wudlunya."
No. Hadist: 163
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata, telah mengabarkan kepadaku Asy'ats bin Sulaim berkata, Aku mendengar Bapakku dari Masruq dari 'Aisyah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
suka memulai dari sebelah kanan saat mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci
dan selainnya."
Bab: Berwudlu'
ketika datang waktu shalat
No. Hadist: 164
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata,
telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik berkata, "Ketika waktu shalat Ashar tiba, orang-orang mencari air wudlu namun
tidak mendapatkannya. Lalu aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
diberi air wudlu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian meletakkan
tangannya di atas bejana tersebut seraya memerintahkan orang-orang untuk
berwudlu darinya." Anas berkata, "Aku melihat air keluar dari jari-jari beliau
hingga semua orang sampai yang terakhir dapat berwudlu."
Bab: Berwudlu'
dengan air yang digunakan untuk membasuh rambut
No. Hadist: 165
Telah menceritakan kepada kami Malik bin Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami Israil dari 'Ashim dari Ibnu Sirin berkata, "Aku berkata kepada Abidah, "Kami memiliki rambut
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang kami dapat dari
Anas, atau keluarga Anas.' Ia lalu berkata,
"Sekiranya aku memiliki satu helai rambut Rasulullah, maka itu lebih aku sukai
daripada dunia dan seisinya."
No. Hadist: 166
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Abdurrahim
berkata, telah mengabarkan kepada kami Sa'id bin Sulaiman berkata, telah menceritakan kepada kami 'Abbad dari Ibnu 'Aun dari Ibnu Sirin dari Anas, bahwa
ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mencukur rambutnya, maka Abu
Thalhah adalah orang yang pertama mengambil rambut beliau."
No. Hadist: 167
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf dari
Malik dari Abu Az Zinad
dari Al A'raj dari Abu Hurairah berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika anjing menjilat bejana seorang dari kalian, maka hendaklah ia cuci
hingga tujuh kali."
No. Hadist: 168
Telah menceritakan kepada kami Ishaq telah mengabarkan kepada kami 'Abdush Shamad telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman bin
'Abdullah bin Dinar aku mendengar Bapakku dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ada seorang laki-laki melihat seekor anjing menjilat-jilat tanah
karena kehausan, lalu orang itu mengambil sepatunya dan mengisinya air untuk
kemudian diminumkan kepada anjing tersebut hingga kenyang. Allah lalu berterima
kasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga." Ahmad bin
Syabib berkata, telah menceritakan kepada kami Bapakku dari Yunus dari Ibnu Syihab berkata, telah menceritakan kepadaku Hamzah bin 'Abdullah dari Bapaknya,
bahwa pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ada beberapa anjing yang
kencing dan membuang kotoran di dalam masjid, namun para sahabat tidak
menyiramnya dengan sesuatu."
No. Hadist: 169
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Ibnu Abu As Safar dari Asy Sya'bi dari 'Adi bin Hatim berkata, "Aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu
menjawab: "Jika kamu melepas anjing buruanmu yang telah terlatih lalu ia
mendapatkan hasil buruan, maka makanlah hasil buruannya. Jika anjing itu
memakannya maka kamu jangan memakannya, sebab ia menangkap untuk dirinya
sendiri." Aku lalu bertanya lagi, "Aku melepas anjing buruanku, lalu aku
mendapati anjinglain bersama dengan anjingku?" Beliau menjawab: "Jangan kamu
makan, karena kamu membaca basmalah untuk anjingmu dan tidak untuk anjing yang
lain."
Bab:
Mereka yang berpendapat bahwa wudlu' tidak batal selain dari apa yang
keluar dari dua jalan, melalui qubul (kemaluan) atau
dubur
No. Hadist: 170
Telah
menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas berkata, telah menceritakan kepada
kami Ibnu Abu Dzi'b telah menceritakan kepada kami Sa'id Al Maqburi dari Abu
Hurairah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang
hamba akan selalu dihitung shalat selama ia di masjid menunggu shalat dan tidak
berhadats." Lalu ada seorang laki-laki non-Arab berkata, "Apa yang dimaksud
dengan hadats wahai Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab, "Suara." Yaitu
kentut.
No. Hadist: 171
Telah
menceritakan kepada kami Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami
Sufyan bin 'Uyainah dari Az Zuhri dari 'Abbad bin Tamim dari Pamannya dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Janganlah kamu pergi hingga
engkau mendengar suara atau mencium bau."
No. Hadist: 172
Telah
menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada
kami Jarir dari Al A'masy dari Mundzir Abu Ya'la Ats Tsauri dari Muhammad bin Al
Hanafiyah ia berkata, Ali berkata, "Aku adalah seorang laki-laki yang mudah
mengeluarkan madzi, karena malu untuk bertanya kepada Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam, maka aku suruh Miqdad bin Al Aswad untuk bertanya. Lalu ia pun
bertanya, beliau kemudian menjawab: "Cukup baginya berwudlu." Syu'bah juga
meriwayatkan dari Al A'masy."
No. Hadist: 173
Telah
menceritakan kepada kami Sa'd bin Hafsh telah menceritakan kepada kami Syaiban
dari Yahya dari Abu Salamah bahwa 'Atha bin Yasar mengabarkan kepadanya, bahwa
Zaid bin Khalid mengabarkan kepadanya, bahwa ia pernah bertanya 'Utsman bin
'Affan radliallahu 'anhu, Aku bertanya, "Apa pendapatmu jika seorang
laki-laki berhubungan badan dengan isterinya namun tidak keluar air mani?"
'Utsman menjawab, "Hendaknya ia berwudlu seperti wudlunya untuk shalat, lalu
membasuh kemaluannya." Utsman melanjutkan, "Aku mendengarnya dari Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam, aku menanyakan hal itu kepada 'Ali, Zubair,
Thalhah, dan Ubay bin Ka'b? radliallahu 'anhum. Mereka semua menyuruh untuk
melakukannya."
No. Hadist: 174
Telah
menceritakan kepada kami Ishaq berkata, telah mengabarkan kepada kami An Nadlr
berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'bah dari Al Hakam dari Dzakwan Abu
Shalih dari Abu Sa'id Al Khudri, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam mengirim seorang utusan kepada seorang laki-laki Anshar. Maka laki-laki
Anshar itu pun datang sementara kepalanya basah. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bertanya: "Sepertinya kami telah membuat kamu tergesa-gesa?" Laki-laki
Anshar itu menjawab, "Benar." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu
bersabda: "Jika kamu dibuat tergesa-gesa atau tertahan (tidak mengeluarkan
mani), maka cukup bagimu berwudlu." Hadits ini dikuatkan juga oleh Wahhab
ia berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah. Abu 'Abdullah berkata,
riwayat Ghundar dan Yahya dari Syu'bah tidak menyebutkan
'wudlu'."

0 comments:
Post a Comment