Bab: Nabi
Shallallahu 'alaihi wa salam dan para shahabat membiarkan seorang Badui yang
kencing di dalam masjid.
No. Hadist: 212
Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il berkata, telah menceritakan kepada kami Hammam telah mengabarkan kepada kami Ishaq dari Anas bin Malik bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat seorang 'Arab badui kencing di
dalam masjid, beliau lalu bersabda: "Biarkanlah." Setelah orang itu selesai,
beliau meminta air dan menyiram bekasnya."
Bab: Menyiramkan
air ke atas (sisa) air kencing di dalam masjid
No. Hadist: 213
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri berkata, telah mengabarkan kepadaku 'Ubaidullah bin 'Abdullah
bin 'Utbah bin Mas'ud bahwa Abu Hurairah berkata, "Seorang 'Arab badui berdiri dan kencing di Masjid, lalu orang-orang
ingin mengusirnya. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda kepada
mereka: "Biarkanlah dia dan siramlah bekas kencingnya dengan setimba air, atau
dengan seember air, sesungguhnya kalian diutus untuk memberi kemudahan dan tidak
diutus untuk membuat kesulitan."
No. Hadist: 214
Telah menceritakan kepada kami 'Abdan berkata, telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Sa'id berkata, aku mendengar Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang bab menyiramkan air pada bekas kencing. Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad berkata, dan telah menceritakan kepada kami Sulaiman dari Yahya bin Sa'id berkata, "Aku mendengar Anas bin Malik berkata, "Seorang
'Arab badui datang lalu kencing di sudut Masjid,
maka orang-orang pun ingin mengusirnya, tetapi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
melarang mereka. Setelah orang itu selesai dari kencingnya Nabi shallallahu
'alaihi wasallam minta setimba air lalu menyiram pada
bekasnya."
Bab: Kencing
bayi
No. Hadist: 215
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata,
telah mengabarkan kepada kami Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, "Pernah seorang bayi dibawa ke
hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu bayi tersebut kencing hingga
mengenai pakaiannya. Beliau lalu minta air dan mengusapinya dengan air
tersebut."
No. Hadist: 216
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata,
telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari 'Ubaidullah bin 'Abdullah bin
'Utbah dari Ummu Qais binti Mihshan, bahwa dia datang menemui Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa anaknya yang masih kecil dan belum
makan makanan. Rasulullah lalu mendudukkan anak kecil itu dalam pangkuannya
sehingga ia kencing dan mengenai pakaian beliau. Beliau kemudian minta
diambilkan air lalu memercikkannya dan tidak
mencucinya."
Bab: Kencing
sambil berdiri atau duduk
No. Hadist: 217
Telah
menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Al
A'masy dari Abu Wa'il dari Hudzaifah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum, beliau lalu kencing
sambil berdiri. Kemudian beliau meminta air, maka aku pun datang dengan membawa
air, kemudian beliau berwudlu."
Bab: Kencing di
samping teman atau berlindung di balik dinding
No. Hadist: 218
Telah menceritakan kepada kami 'Utsman bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa'il dari Hudzaifah berkata, "Aku berjalan-jalan bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu mendatangi tempat pembuangan sampah
suatu kaum di balik tembok dan kencing sambil berdiri sebagaimana kalian
berdiri. Aku lalu menjauh dari beliau, namun beliau memberi isyarat kepadaku
agar mendekat, maka aku pun mendekat dan berdiri di belakangnya hingga beliau
selesai."
Bab: Kencing di
tempat pembuangan sampah umum
No. Hadist: 219
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ar'arah berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Manshur dari Abu Wa'il ia berkata, "Abu Musa Al Asy'ari sangat berlebihan dalam
urusan kencing, ia berkata, "Jika Bani Israil kencing lalu mengenai pakaiannya,
maka mereka memotong pakaiannya." Maka Hudzaifah pun berkata, "Aku tidak setuju! Sebab
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah kencing sambil berdiri di tempat
pembuangan sampah."
Bab: Mencuci
darah
No. Hadist: 220
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna
berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam berkata, telah menceritakan kepadaku Fatimah
dari Asma' berkata, "Seorang wanita datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan
bertanya "Bagaimana pendapat Tuan jika salah seorang dari kami darah haidnya
mengenai pakaiannya. Apa yang harus dilakukannya?" Beliau menjawab:
"Membersihkan darah yang menggenai pakaiannya dengan menggosoknya dengan jari,
lalu memercikinya dengan air. Kemudian shalat dengan pakaian
tersebut."
No. Hadist: 221
Telah menceritakan kepada kami Muhammad -yakni Ibnu Salam- berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah berkata, "Fatimah binti Abu Hubaiys datang menemui Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, aku adalah seorang
wanita yang keluar darah istihadlah (darah penyakit) hingga aku tidak suci.
Apakah aku boleh meninggalkan shalat?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
lalu menjawab: "Jangan, sebab itu hanyalah semisal keringat dan bukan darah
haid. Jika datang haidmu maka tinggalkan shalat, dan jika telah terhenti maka
bersihkanlah sisa darahnya lalu shalat." Hisyam berkata, "Bapakku (Urwah)
menyebutkan, "Berwudlulah kamu setiap akan shalat hingga waktu itu
tiba."


0 comments:
Post a Comment