
Bab: Mencari berkah
dengan bersimpuh kepada imam atau ahli hadits
No. Hadist: 91
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri berkata, telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam keluar, lalu Abdullah bin Hudzafah menghadap kepadanya dan berkata:
"Siapakah bapakku?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Bapakmu
Hudzaafah". Ketika semakin banyak pertanyaan, Nabi bersabda: "Bertanyalah kalian
kepadaku?" Maka Umar turun berlutut seraya berkata: "Kami ridla Allah sebagai
Rabb kami, Islam sebagai agama kami dan Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam
sebagai Nabi Kami." Maka Abdullah bin Hudzafah terdiam.
Bab: Mengulang hadits
sampai tiga kali agar dapat difahami
No. Hadist: 92
Telah menceritakan kepada kami Abdah berkata, Telah menceritakan kepada kami Abdushshamad berkata, Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Mutsanna
berkata; Tsumamah bin
Abdullah telah menceritakan
kepada kami dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila memberi salam,
diucapkannya tiga kali dan bila berbicara dengan satu kalimat diulangnya tiga
kali.
No. Hadist: 93
Telah menceritakan kepada kami 'Abdah bin Abdullah Ash Shafar Telah menceritakan kepada kami Abdushshamad berkata, Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Mutsanna
berkata; Tsumamah bin
Abdullah telah menceritakan
kepada kami dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bila berbicara diulangnya tiga
kali hingga dapat dipahami dan bila mendatangi kaum, Beliau memberi salam tiga
kali.
No. Hadist: 94
Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, Telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Abu Bisyir dari Yusuf bin Mahak dari Abdullah bin 'Amru berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah tertinggal dari kami dalam
suatu perjalanan yang kami lakukan, hingga Beliau mendapatkan kami sementara
waktu shalat sudah hampir habis, maka kami berwudlu' dengan hanya mengusap kaki
kami. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru dengan suara yang keras:
"celakalah bagi tumit-tumit yang tidak basah akan masuk neraka." Diserukannya
hingga dua atau tiga kali.
Bab: Mengajarkan ilmu
kepada hamba sahaya dan keluarganya
No. Hadist: 95
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad Ibnu Salam, Telah menceritakan kepada kami Al Muharibi berkata, Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Al Hayyan berkata, telah berkata 'Amir Asy Sya'bi; telah menceritakan kepadaku Abu Burdah dari bapaknya berkata, telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Ada tiga orang yang akan mendapat pahala dua
kali; seseorang dari Ahlul Kitab yang beriman kepada Nabinya dan beriman kepada
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan seorang hamba sahaya yang menunaikan
hak Allah dan hak tuannya. Dan seseorang yang memiliki hamba sahaya wanita lalu
dia memperlakukannya dengan baik, mendidiknya dengan baik, dan mengajarkan
kepadanya dengan sebaik-baik pengajaran, kemudian membebaskannya dan
menikahinya, maka baginya dua pahala". Berkata 'Amir: "Aku berikan permasalahan
ini kepadamu tanpa imbalan, dan sungguh telah ditempuh untuk memperolehnya
dengan menuju Madinah".
Bab: Pemimpin memberikan
nasehat dan pengajaran kepada kaum wanita
No. Hadist: 96
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Ayyub berkata; aku mendengar 'Atho' berkata; aku mendengar Ibnu 'Abbas berkata: aku menyaksikan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -sedang menurut
'Atho', dia berkata; aku menyaksikan Ibnu 'Abbas berkata; - bahwa Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam keluar bersama Bilal, -dan dia mengira bahwa dia
tidak mendengar, - maka Nabi memberi pelajaran kepada para wanita dan
memerintahkan untuk bersedekah, maka seorang wanita memberikan anting dan cincin
emasnya, dan Bilal memasukkannya ke saku bajunya. Berkata Abu Abdullah; dan
Isma'il berkata; dari Ayyub dari 'Atho', dan dia berkata; dari
Ibnu
'Abbas bahwa
ia bersaksi terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
Bab: Pemimpin memberikan
nasehat dan pengajaran kepada kaum wanita
No. Hadist: 96
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Ayyub berkata; aku mendengar 'Atho' berkata; aku mendengar Ibnu 'Abbas berkata: aku menyaksikan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -sedang menurut
'Atho', dia berkata; aku menyaksikan Ibnu 'Abbas berkata; - bahwa Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam keluar bersama Bilal, -dan dia mengira bahwa dia
tidak mendengar, - maka Nabi memberi pelajaran kepada para wanita dan
memerintahkan untuk bersedekah, maka seorang wanita memberikan anting dan cincin
emasnya, dan Bilal memasukkannya ke saku bajunya. Berkata Abu Abdullah; dan
Isma'il berkata; dari Ayyub dari 'Atho', dan dia berkata; dari
Ibnu
'Abbas bahwa
ia bersaksi terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
Bab: Antusias untuk
mencari hadits
No. Hadist: 97
Telah menceritakan kepada kami Abdul 'Aziz bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepadaku Sulaiman dari 'Amru bin Abu 'Amru dari Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah, bahwa dia berkata: ditanyakan (kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam: "Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berbahagia dengan
syafa'atmu pada hari kiamat?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
"Aku telah menduga wahai Abu Hurairah, bahwa tidak ada orang yang mendahuluimu
dalam menanyakan masalah ini, karena aku lihat betapa perhatian dirimu terhadap
hadits. Orang yang paling berbahagia dengan syafa'atku pada hari kiamat adalah
orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari hatinya atau
jiwanya".
Bab: Cara dicabutnya
ilmu
No. Hadist: 98
Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Abu Uwais berkata, telah menceritakan kepadaku Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari bapaknya dari Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba,
akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama hingga bila
sudah tidak tersisa ulama maka manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan
orang-orang bodoh, ketika mereka ditanya mereka berfatwa tanpa ilmu, mereka
sesat dan menyesatkan". Berkata Al Firabri Telah menceritakan kpd kami 'Abbas
berkata, Telah menceritakan kepada kami Qutaibah Telah menceritakan kpd kami
Jarir dari Hisyam seperti ini juga.
Bab: Perlukah menetapkan hari tertentu
untuk megajarkan ilmu kepada kaum wanita?.
No. Hadist: 99
Telah menceritakan kepada kami Adam berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata, telah menceritakan kepadaKu Ibnu Al Ashbahani berkata; aku mendengar Abu Shalih Dzakwan menceritakan dari Abu Sa'id Al Khudri; kaum wanita berkata kepada Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam: "kaum lelaki telah mengalahkan kami untuk bertemu
dengan engkau, maka berilah kami satu hari untuk bermajelis dengan diri tuan"
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berjanji kepada mereka satu untuk bertemu
mereka, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberi pelajaran dan
memerintahkan kepada mereka, diantara yang disampaikannya adalah: "Tidak
seorangpun dari kalian yang didahului oleh tiga orang dari anaknya kecuali akan
menjadi tabir bagi dirinya dari neraka". Berkata seseorang: "bagaimana kalau dua
orang?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Juga dua".
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata, Telah menceritakan kepada kami Ghundar berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abdurrahman Al Ashbahani
dari Dzakwan dari Abu Sa'id Al Khudri dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan dengan sanad seperti ini dari Abdurrahman Al Ashbahani
berkata; aku mendengar Abu Hazm dari Abu Hurairah berkata: "Tiga orang yang belum baligh".
Bab: Siapa yang mendengar
sesuatu namun belum dipahaminya hendaklah dia kembali (mendengarkannya) sampai
mengerti
No. Hadist: 100
Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Maryam berkata, telah mengabarkan kepada kami Nafi' bin Umar berkata, telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Mulaikah bahwa
Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
tidaklah mendengar sesuatu yang tidak dia mengerti kecuali menanyakannya kepada
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sampai dia mengerti, dan Nabi shallallahu
'alaihi wasallam pernah bersabda: "Siapa yang dihisab berarti dia disiksa"
Aisyah berkata: maka aku bertanya kepada Nabi: "Bukankah Allah Ta'ala berfirman:
"Kelak dia akan dihisab dengan hisab yang ringan" Aisyah berkata: Maka Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya yang dimaksud itu adalah
pemaparan (amalan). Akan tetapi barangsiapa yang didebat hisabnya pasti
celaka".

0 comments:
Post a Comment