Bab : Keterangan tentang
ilmu, diantaranya firman Allah Ta'ala: "Dan katakanlah, Ya Rabb tambahkanlah aku
ilmu…"
No. Hadist : 61
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf
berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Sa'id Al Maqburi dari
Syarik bin Abdullah bin Abu Namir bahwa dia mendengar Anas bin Malik
berkata: Ketika kami sedang
duduk-duduk bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam didalam Masjid, ada
seorang yang menunggang unta datang lalu menambatkannya di dekat Masjid lalu
berkata kepada mereka (para sahabat): "Siapa diantara kalian yang bernama Muhammad?"
Pada saat itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersandaran di
tengah para sahabat, lalu kami menjawab: "orang Ini, yang berkulit putih yang sedang
bersandar". Orang itu berkata kepada Beliau; "Wahai putra Abdul Muththalib" Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
"Ya, aku sudah menjawabmu". Maka orang itu berkata kepada Nabi shallallahu
'alaihi wasallam: "Aku bertanya kepadamu persoalan yang mungkin berat buatmu
namun janganlah kamu merasakan sesuatu terhadapku." Maka Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
"Tanyalah apa yang menjadi persoalanmu". Orang
itu berkata: "Aku bertanya
kepadamu demi Rabbmu dan Rabb orang-orang sebelummu. Apakah Allah yang
mengutusmu kepada manusia seluruhnya?" Nabi shallallahu
'alaihi wasallam menjawab: "Demi Allah, ya benar!" Kata orang itu: "Aku bersumpah kepadamu atas nama
Allah, apakah Allah yang memerintahkanmu supaya kami shalat lima (waktu) dalam
sehari semalam?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
menjawab: "Demi Allah, ya
benar!" Kata orang itu: "Aku bersumpah kepadamu atas nama Allah, apakah
Allah yang memerintahkanmu supaya kami puasa di bulan ini dalam satu tahun?"
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Demi Allah, ya benar!" Kata orang
itu: "Aku bersumpah
kepadamu atas nama Allah, apakah Allah yang memerintahkanmu supaya mengambil
sedekah dari orang-orang kaya di antara kami lalu membagikannya kepada
orang-orang fakir diantara kami?" Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam menjawab: "Demi Allah,
ya benar!" Kata orang itu:
"Aku beriman dengan apa yang engkau bawa dan aku adalah utusan
kaumku, aku Dlamam bin Tsa'labah saudara dari Bani Sa'd bin Bakr."
Begitulah (kisah tadi) sebagaimana yang diriwayatkan oleh
Musa bin Isma'il dan Ali bin Abdul Hamid dari Sulaiman bin Al Mughirah dari
Tsabit dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
Bab: Metode munawalah dan
surat-surat para ahli ilmu ke berbagai negeri.
No. Hadist: 62
Telah
menceritakan kepada kami Isma'il bin Abdullah berkata, telah menceritakan
kepadaku Ibrahim bin Sa'd dari Shalih dari Ibnu Syihab dari Ubaidullah bin
Abdullah bin Utbah bin Mas'ud bahwa Abdullah bin 'Abbas telah mengabarkannya,
bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengutus seseorang dengan
membawa surat dan memerintahkan kepadanya untuk memberikan surat tersebut kepada
Pemimpin Bahrain. Lalu Pemimpin Bahrain itu memberikannya kepada Kisra. Tatkala
dibaca, surat itu dirobeknya. Aku mengira kemudian Ibnu
Musayyab berkata; lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
berdoa agar mereka (kekuasaannya) dirobek-robek sehancur-hancurnya.
No. Hadist : 63
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqotil Abu Al
Hasan Al Marwazi telah mengabarkan kepada kami Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'bah dari Qotadah dari Anas bin Malik berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
menulis surat atau bermaksud menulis surat, lalu dikatakan kepada Beliau, bahwa
mereka tidak akan membaca tulisan kecuali tertera stempel. Maka Nabi shallallahu
'alaihi wasallam membuat stempel yang terbuat dari perak yang bertanda; Muhammad
Rasulullah. Seakan-akan aku melihat warna putih pada tangan Beliau shallallahu
'alaihi wasallam". Lalu aku bertanya kepada Qotadah: "Siapa yang membuat tanda
Muhammad Rasulullah?" Jawabnya: "Anas".
Bab: Siapa yang duduk di
belakang dalam suatu majelis
No. Hadist : 64
Telah menceritakan kepada kami Isma'il berkata, telah menceritakan kepadaku Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah
bahwa Abu Murrah -mantan budak Uqail bin Abu Thalib-, mengabarkan kepadanya dari Abu Waqid Al Laitsi, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam ketika sedang duduk bermajelis di Masjid bersama para sahabat datanglah
tiga orang. Yang dua orang menghadap Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan yang
seorang lagi pergi, yang dua orang terus duduk bersama Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam dimana satu diantaranya nampak berbahagia bermajelis bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam sedang yang kedua duduk di belakang mereka, sedang
yang ketiga berbalik pergi, Setelah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
selesai bermajelis, Beliau bersabda: "Maukah kalian aku beritahu tentang ketiga
orang tadi?" Adapun seorang diantara mereka, dia meminta perlindungan kepada
Allah, maka Allah lindungi dia. Yang kedua, dia malu kepada Allah, maka Allah
pun malu kepadanya. Sedangkan yang ketiga berpaling dari Allah maka Allah pun
berpaling darinya".
Bab: Sabda Nabi
Shallallahu 'alaihi wa salam: "Berapa banyak orang yang hanya mendapat
penyampaian lebih paham dibanding orang yang mendengarnya
langsung
No. Hadist : 65
Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Bisyir berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Aun dari Ibnu Sirin dari Abdurrahman bin Abu Bakrah
dari bapaknya, dia menuturkan, bahwa Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam duduk diatas untanya sementara orang-orang
memegangi tali kekang unta tersebut. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam
berkata: "Hari apakah ini? '. Kami semua terdiam dan menyangka bahwa Beliau akan
menamakan nama lain selain nama hari yang sudah dikenal. Beliau shallallahu
'alaihi wasallam berkata: "Bukankah hari ini hari Nahar?" Kami menjawab:
"Benar". Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kembali bertanya: "Bulan apakah ini?
'. Kami semua terdiam dan menyangka bahwa Beliau akan menamakan nama lain selain
nama bulan yang sudah dikenal. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam berkata:
"Bukankah ini bulan Dzul Hijjah?" Kami menjawab: "Benar". Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan
kehormatan kalian sesama kalian haram (suci) sebagaimana sucinya hari kalian
ini, bulan kalian ini dan tanah kalian ini. (Maka) hendaklah yang hadir
menyampaikan kepada yang tidak hadir, karena orang yang hadir semoga dapat
menyampaikan kepada orang yang lebih paham darinya".
Bab: Nabi Shallallahu
'alaihi wa salam selalu memberi waktu yang tepat ketika memberi
nasehat
No. Hadist : 66
Telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada
kami Sufyan dari Al A'masy dari Abu Wa'il dari Ibnu Mas'ud berkata; bahwa
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memperingatkan kami dengan suatu pelajaran
tentang hari-hari yang sulit yang akan kami hadapi.
No. Hadist : 67
Telah
menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata, telah menceritakan
kepada kami Yahya bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah
Telah menceritakan kepadaku Abu At Tayyah dari Anas bin Malik dari Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "permudahlah dan jangan
persulit, berilah kabar gembira dan jangan membuat orang
lari."
Bab: Orang yang
menyediakan hari-hari khusus untuk bermulazamah dengan para
ulama
No. Hadist : 68
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa'il berkata; bahwa
Abdullah memberi pelajaran kepada orang-orang
setiap hari Kamis, kemudian seseorang berkata: "Wahai Abu Abdurrahman, sungguh
aku ingin kalau anda memberi pelajaran kepada kami setiap hari" dia berkata:
"Sungguh aku enggan melakukannya, karena aku takut membuat kalian bosan, dan aku
ingin memberi pelajaran kepada kalian sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam memberi pelajaran kepada kami karena khawatir kebosanan akan menimpa
kami".
Bab: Siapa yang
dikehendaki baik oleh Allah, maka Allah pahamkan dia tentang
agama
No. Hadist : 69
Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin 'Ufair Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab dari Yunus dari Ibnu Syihab berkata, Humaid bin Abdurrahman
berkata; aku mendengar Mu'awiyyah memberi khutbah untuk kami, dia berkata; Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah faqihkan dia
terhadap agama. Aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan
senantiasa ummat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan celaka
karena adanya orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan
Allah".
Bab: Memahami
ilmu
No. Hadist : 70
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah Telah menceritakan kepada kami Sufyan berkata, telah berkata kepadaku Ibnu Abu Najih dari Mujahid berkata; aku pernah menemani Ibnu Umar pergi ke Madinah, namun aku tidak mendengar dia membicarakan tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kecuali satu kejadian dimana dia berkata: Kami pernah bersama Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam lalu Beliau dipertemukan dengan jama'ah. Kemudian
Beliau bersabda: "Sesungguhnya diantara pohon ada suatu pohon yang merupakan
perumpamaan bagi seorang muslim". Aku ingin mengatakan bahwa itu adalah pohon
kurma namun karena aku yang termuda maka aku diam. Maka kemudian Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itu adalah pohon kurma".


0 comments:
Post a Comment