Bab : Kencing pada
air yang tergenang
No. Hadist: 231
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Az Zinad bahwa 'Abdurrahman bin Hurmuz Al A'raj menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Hurairah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kita adalah orang yang datang
terakhir dan akan menjadi yang pertama pada hari
kiamat."
No. Hadist: 232
(Masih dari jalur periwayatan yang sama dengan hadits sebelumnya dari Abu Hurairah). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Jangan sekali-kali salah seorang dari kalian kencing pada air yang tidak
mengalir, lalu mandi darinya."
Bab : Apabila
diletakkan kotoran ke atas punggung orang yang sedang shalat maka shalatnya
tidak batal
No. Hadist: 233
Telah menceritakan kepada kami 'Abdan berkata, telah mengabarkan kepadaku Bapakku dari Syu'bah dari Abu Ishaq dari 'Amru bin Maimun dari 'Abdullah berkata, "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang sujud, beliau mengucapkan. (dalam jalur lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepadaku Ahmad bin
'Utsman berkata, telah menceritakan kepada kami Syuraih bin Maslamah berkata, telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Yusuf dari Bapaknya dari Abu Ishaq berkata, telah menceritakan kepadaku 'Amru bin Maimun bahwa 'Abdullah bin Mas'ud menceritakan kepadanya, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
shalat di dekat Ka'bah sementara Abu Jahal dan teman-temannya duduk di dekat
beliau. Lalu sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, 'Siapa dari
kalian yang dapat mendatangkan isi perut (jerohan) unta milik bani fulan, lalu
ia letakkan di punggung Muhammad saat dia sujud? ' Maka berangkatlah orang yang
paling celaka dari mereka, ia lalu datang kembali dengan membawa kotoran unta
tersebut. Orang itu lantas menunggu dan memperhatikan, maka ketika Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam sujud kotoran itu ia letakkan di punggung beliau di
antara kedua pundaknya. Sementara aku hanya bisa melihatnya tidak bisa berbuat
apa-apa. Duh, sekiranya aku bisa mencegah! ' Abdullah bin Mas'ud melanjutkan
kisahnya, "Lalu mereka pun tertawa-tawa dan saling menyindir satu sama lain
sedang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam keadaan sujud, beliau tidak
mengangkat kepalanya hingga datang Fatimah. Fatimah lalu membersihkan kotoran
itu dari punggung beliau, setelah itu baru Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam mengangkat kepalanya seraya berdo'a: "Ya Allah, aku serahkan (urusan)
Quraisy kepada-Mu." Sebanyak tiga kali. Maka do'a tersebut membuat mereka
ketakutan." 'Abdullah bin Mas'ud meneruskan, "Sebab mereka yakin bahwa do'a yang
dipanjatkan tempat itu akan diterima. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
menyebut satu persatu nama-nama mereka: "Ya Allah, aku serahkan (urusan) Abu
Jahal kepada-Mu, 'Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabi'ah, Al Walid bin 'Utbah,
Umayyah bin Khalaf dan 'Uqbah bin Abu Mu'aith." Dan Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam menyebut yang ke tujuh tapi aku lupa." 'Abdullah bin Mas'ud berkata,
"Sungguh aku melihat orang-orang yang disebut Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
tersebut, terbantai di pinggiran lembah Badar (dalam perang
Badar)."
Bab : Ludah, ingus
dan yang sejenisnya bila mengenai pakaian
No. Hadist: 234
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf berkata,
telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Humaid dari Anas bin Malik berkata,
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meludah di dalam kainnya." Abu 'Abdullah berkata, "Hadits ini disebutkan secara panjang lebar oleh Ibnu Abu Maryam. Ia berkata, telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Ayyub telah menceritakan kepadaku Humaid berkata, aku mendengar Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
Bab : Larangan
berwudlu' menggunakan air perasan anggur atau sesuatu yang dapat
memabukkan
No. Hadist: 235
Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin 'Abdullah berkata,
telah menceritakan kepada kami Sufyan berkata, telah menceritakan kepada kami Az Zuhri dari Abu Salamah dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap minuman yang memabukkan adalah
haram."
Bab : Seorang
wanita mencuci darah yang ada pada wajah ayahnya
No. Hadist: 236
Telah menceritakan kepada kami Muhammad -yaitu Ibnu Salam- berkata, telah mengabarkan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah dari Abu Hazm ia mendengar Sahl bin Sa'd As Sa'idi ditanya oleh manusia -sedang saat itu antara aku dan dia tidak ada seorangpun yang lebih mendengar tentang pengobatan luka yang diderita Nabi shallallahu 'alaihi wasallam-, ia menjawab, "Tidak ada seorang sahabat yang masih hidup yang
lebih tahu tentang itu daripada aku. Pernah 'Ali datang membawa perisai berisi
air, lalu Fatimah membersihkan darah yang ada di wajah beliau, lalu diambilnya
tikar kemudian dibakar dan ditempelkan pada lukanya."
Bab :
Siwak
No. Hadist: 237
Telah menceritakan kepada kami Abu An Nu'man berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ghailan bin Jarir dari Abu Burdah dari Bapaknya ia berkata, "Aku datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan aku dapati
beliau sedang menggosok gigi dengan siwak di tangannya. Beliau mengeluarkan
suara, "U' U'." sementara kayu siwak berada di mulutnya seolah ingin
muntah."
No. Hadist: 238
Telah menceritakan kepada kami 'Utsman bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa'il dari Hudzaifah berkata, "Jika Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bangun di malam hari, beliau membersihkan mulutnya dengan
siwak."
Bab : Keutamaan
orang yang tidur dalam keadaan punya wudlu'
No. Hadist: 239
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muqatil berkata, telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Manshur dari Sa'ad bin 'Ubaidah dari Al Bara' bin 'Azib berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika kamu mendatangi tempat
tidurmu maka wudlulah seperti wudlu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi
kanan badanmu dan ucapkanlah: ALLAHUMMA ASLAMTU WAJHII ILAIKA WA FAWWADLTU AMRII
ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WA RAHBATAN ILAIKA LAA MALJA`A WA LAA
MANJAA ILLAA ILAIKA ALLAHUMMA AAMANTU BIKITAABIKALLADZII ANZALTA
WANNABIYYIKALLADZII ARSALTA (Ya Allah, aku pasrahkan wajahku kepada-Mu, aku
serahkan urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu dengan perasaan
senang dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri
dari siksa-Mu melainkan kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang
Engkau turunkan dan kepada Nabi-Mu yang Engkau utus) '. Jika kamu meninggal pada
malammu itu, maka kamu dalam keadaan fitrah dan jadikanlah do'a ini sebagai
akhir kalimat yang kamu ucapkan." Al Bara' bin 'Azib berkata, "Maka aku
ulang-ulang do'a tersebut di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hingga
sampai pada kalimat: ALLAHUMMA AAMANTU BIKITAABIKALLADZII ANZALTA (Ya Allah, aku
beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan), aku ucapkan: WA RASUULIKA (dan
rasul-Mu), beliau bersabda: "Jangan, tetapi WANNABIYYIKALLADZII ARSALTA (dan
kepada Nabi-Mu yang Engkau utus)."


0 comments:
Post a Comment