Bab: Tidak menghadap qiblat ketika buang air besar atau kecil kecuali di dalam bangunan atau di balik dinding
No. Hadist: 141
Telah menceritakan kepada kami Adam berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi'b berkata, telah menceritakan kepada kami Az Zuhri dari 'Atha' bin Yazid Al Laitsi dari Abu Ayyub Al Anshari berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian
masuk ke dalam WC untuk buang hajat, maka janganlah menghadap ke arah kiblat
membelakanginya. Hendaklah ia menghadap ke arah timurnya atau
baratnya."
Bab: Orang yang
buang hajat besar di atas dua batu
No. Hadist: 142
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata,
telah menceritakan kepada kami Malik telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Yahya bin Hibban dari pamannya Wasi' bin Hibban dari 'Abdullah bin 'Umar bahwa ia berkata, "Orang-orang berkata, "Jika kamu menunaikan hajatmu maka janganlah
menghadap kiblat atau menghadap ke arah Baitul Maqdis." 'Abdullah bin 'Umar lalu
berkata, "Pada suatu hari aku pernah naik atap rumah milik kami, lalu aku
melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam buang hajat menghadap Baitul
Maqdis di antara dua dinding. Lalu ada seseorang yang berkata, "Barangkali kamu
termasuk dari orang-orang yang shalat dengan mendekatkan paha (ke tanah)?" Maka
aku jawab, "Demi Allah, aku tidak tahu." Malik berkata, "Yaitu orang yang shalat
namun tidak mengangkat (paha) dari tanah ketika sujud, yakni menempel
tanah."
Bab: Keluarnya
wanita ke tempat buang hajat
No. Hadist: 143
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits berkata, telah menceritakan kepadaku 'Uqail dari Ibnu Syihab dari Urwah dari 'Aisyah, bahwa jika isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin buang
hajat, mereka keluar pada waktu malam menuju tempat buang hajat yang berupa
tanah lapang dan terbuka. Umar pernah berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam, "Hijabilah isteri-isteri Tuan." Namun Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam tidak melakukannya. Lalu pada suatu malam waktu Isya` Saudah binti
Zam'ah, isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, keluar (untuk buang hajat).
Dan Saudah adalah seorang wanita yang berpostur tinggi. 'Umar lalu berseru
kepadanya, "Sungguh kami telah mengenalmu wahai Saudah! ' Umar ucapkan demikian
karena sangat antusias agar ayat hijab diturunkan. Maka Allah kemudian
menurunkan ayat hijab." Telah menceritakan kepada kami Zakaria berkata,
telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya
dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Allah
telah mengizinkan kalian (isteri-isteri Nabi) keluar untuk menunaikan hajat
kalian." Hisyam berkata, "Yakni buang air besar."
Bab: Buang hajat
besar di rumah
No. Hadist: 144
Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir berkata, telah menceritakan kepada kami Anas bin 'Iyadl dari 'Ubaidullah dari Muhammad bin Yahya bin Hibban dari Wasi' bin Hibban dari 'Abdullah bin 'Umar berkata, "Aku pernah naik di rumah Hafshah
karena suatu urusanku. Maka aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
buang hajat membelakangi kiblat menghadap Syam."
No. Hadist: 145
Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim berkata, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Muhammad bin Yahya bin Hibban bahwa pamannya Wasi' bin Hibban mengabarkan kepadanya bahwa 'Abdullah bin 'Umar mengabarkan kepadanya, ia berkata, "Pada suatu hari aku pernah berada
di atas rumah milik kami, saat itu aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam duduk (buang hajat) di atas dua batu bata menghadap Baitul
Maqdis."
Bab: Istinja'
(cebok) dengan air
No. Hadist: 146
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Hisyam bin 'Abdul Malik berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Mu'adz dan namanya adalah 'Atha bin Abu Maimunah ia berkata, "Aku mendengar Anas bin Malik berkata, "Jika Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam keluar untuk buang hajat, maka aku dan seorang temanku membawakan
bejana berisi air, yakni agar beliau bisa beristinja`
dengannya."
Bab: Membawakan
air untuk orang yang bersuci
No. Hadist: 147
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Abu Mu'adz -yaitu 'Atha' bin Abu Maimunah- ia berkata, "Aku mendengar Anas berkata, "Jika Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam keluar untuk buang hajat, maka aku dan seorang temanku
mengikutinya dengan membawa bejana berisi air."
Bab: Membawa
tongkat beserta air untuk beristinja'
No. Hadist: 148
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Atha' bin Abu Maimunah ia mendengar Anas bin Malik berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke
dalam WC untuk buang hajat, lalu aku dan seorang temanku membawa bejana berisi
air dan sebatang kayu (tongkat) untuk beliau gunakan beristinja'.
Hadits ini kuatkan
oleh An-Nadlr dan Syadzan dari Syu'bah, "Al Anazah adalah tongkat yang ujungnya ada besi."
Bab: Larangan
beristinja' menggunakan tangan kanan
No. Hadist: 149
Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Fadlalah berkata, telah menceritakan kepada kami Hisyam -yaitu Al Dastawa'I- dari Yahya bin Abu Katsir dari 'Abdullah bin Abu Qatadah
dari Bapaknya ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Jika salah
seorang dari kalian minum, maka janganlah ia bernafas dalam gelas. Dan jika
masuk ke dalam WC janganlah dia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya dan
jangan membersihkan dengan tangan kanannya."
Bab: Tidak
memegang kemaluan dengan tangan kanan ketika
kencing
No. Hadist: 150
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf berkata,
telah menceritakan kepada kami Al Auza'i dari Yahya bin Abu Katsir dari 'Abdullah bin Abu Qatadah
dari Bapaknya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika salah seorang dari kalian kencing maka janganlah ia memegang
kemaluannya dengan tangan kanan, jangan beristinja' dengan tangan kanan dan
jangan bernafas dalam gelas saat minum."


0 comments:
Post a Comment